Dinding Depan Kantor Desa Belungkur Bertuliskan Kalimat Terkesan Sangat Miris

oleh -1 Dilihat
oleh

Peristiwa yang sangat menggemparkan, Jelas terbaca serupa kalimat, “KAMI TIDAK MENGAKUI.LAGI.PEMIMPIN.SEORANG. PENZINAH (PENZINAH tulisan menurun)”, lalu diatas tulisan tersebut ini ada juga tulisan yang terbaca “MUNDUR KADES A…. R……DI DARI JABATAN KADES”, demikianlah untaian kalimat yang tertulis didinding arah depan Kantor Desa Belungkur, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

Kepri (Globaldrafnews.com) – Untuk membenarkan informasi Poto Kantor Desa Belungkur yang kami terima dari kiriman salah seorang warga, Poto kantor yang bertuliskan kalimat yang terkesan agak miris itu, boleh dikatakan tulisan itu semacam tulisan yang sangat aib, maka kami menghubungi salah seorang anggota BPD Desa Belungkur, namanya sengaja tidak kami tayangkan disini (red), Dia membenarkan memang benar didinding depan kantor Desa Belungkur itu tertera tulisan yang dimaksud, dan dijelaskan sumber bahwa, ketahuannya ada tulisan tersebut pada Kamis pagi (11/7/2024) oleh salah satu petugas Linmas Desa setempat.

Ketahuannya bermula dari salah seorang anggota Linmas Desa Belungkur sedang mengantar istrinya bekerja di pagi kamis ini, maka terlihatlah olehnya tulisan yang dimaksud, akhirnya anggota Linmas tersebut menyampaikan peristiwa tulisan itu kepada Kadesnya dengan menjelaskan bahwa, didinding depan Kantor desa tertera tulisan yang kurang sedap, begitulah sekiranya dijelaskan sumber melalui via telpon seluler yang kami hubungi sekitar pukul 16.15 WIB sore, Kamis (11/07/24) tadi.

Pada percakapan via telpon ini, sumber mengakui bahwa, memang benar ada tulisan yang dimaksud, namun belum tau siapa pelakunya?, yang jelas diperkirakan oleh sumber, itu tulisan bentuk protes warga terhadap Kades yang berinisial AR atas peristiwa diduga Kades pernah melakukan pesta miras dengan cewek-cewek cantik di kota Tanjungpinang beberapa waktu yang lalu itu, dan menurut sumber menjelaskan kepada kami wartawan media ini, mungkin yang menulis itu mau melakukan protes secara langsung tidak berani, jadi dia melakukan dengan cara demikian, dengan cara ditulis didinding depan kantor desa tersebut.

Ketika kami menanyakan lagi apakah tulisan tersebut sudah dihapus atau belum?, kembali sumber menjelaskan bahwa, tulisan itu dilarang untuk dihapus oleh petugas keamanan setempat, katanya akan ditelusuri dulu dan lain sebagainya, lalu sumber juga menguraikan, tindakan selanjutnya terpulanglah kepada Kades, maunya Kades persoalan ini akan ditindaklanjuti seperti apa?.

Yang jelas menurut penjelasan sumber, sejak awal kejadian disalah satu cafe di Tanjungpinang itu, Kades tidak mau bicara terbuka kepada warga, Kades terkesan tidak berani menjelaskan atas peristiwa dugaan pesta miras itu, dan maunya warga desa, jika memang benar Kades ada melakukan perbuatan sebagai mana yang pernah diberitakan beberapa media online tentang dugaan pesta tersebut, diharapkan Kades bicara saja terbuka, jika salah ya akui saja, bila perlu meminta maaf kepada warga masyarakat desa, namun disayangkan, terkesan Kades bersikap cuek saja, seperti tidak ada kejadian, dan mungkin itulah yang memancing emosi warga yang pada dasarnya memang ada sebagian warga yang tidak bisa menerima perbuatan Kades itu, ditambah lagi kejadian seperti di Desa Tanjung Kelit itu, mungkin itu satu barometer buat mereka, ya kira-kira demikianlah maksud penjelasan sumber kepada kami saat menguraikannya via telpon sore kamis tersebut ini.

Untuk mendengar penjelasan Kades Belungkur sebagai bahan untuk melengkapi pemberitaan ini, kami mencoba menghubunginya, namun sebanyak 3 kali kami melakukan panggilan via telpon seluler, namun tidak diangkat oleh Kades bersangkutan ini, padahal jelas pada panggilan kami ini tertera tulisan berdering, artinya panggilan kami via telpon tersebut masuk normal di ponsel Kades, tetapi sangat kami sayangkan, terkesan k
Kades sengaja tidak mau mengangkat telpon kami, dan sepertinya enggan untuk berbicara dengan kami, akhirnya karena kami gagal melakukan konfirmasi terhadap Kades bersangkutan, maka demi tersampaikan informasi ini, maka kami langsung menayangkan berita ini.

Untuk kepastian dari kejadian ini, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, dan kami akan terus berusaha untuk melakukan konfirmasi terhadap Kades tersebut.(SYD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.