Maraknya Tempat Perjudian Dikota Batam Tak Tersentuh Oleh Penegak Hukum.

oleh -2 Dilihat
oleh

Kepri (Globaldrafnews.com) – Aktivitas Perjudian yang berada di Nagoya Kecamatan Lubuk baja kota batam masih tetap eksis dan belum tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya kepolisian hingga saat ini, Jum’at (28/01/2022).

“Saipul hamid, salah satu warga kepada awak media ini mengatakan” ,dari sekian banyak tempat perjudian di kota batam salah satunya CITY Hunter yang mirip ala’ Las Vegas di Nagoya Kota Batam itu. Bandarnya menyediakan ratusan mesin judi jakpot, mesin judi tembak ikan dan Babel Parahnya lagi, dikabarkan lokasi judi tersebut mampu meraup keuntungan yang sangat menggiurkan setiap bulannya Dari hasil investigasi media ini, bandar menyediakan Gedung khusus untuk usaha ilegalnya tersebut yang bernama CITY Hunter disamping Nagoya foodcourt, Kecamatan Lubuk Baja, kota Batam,” katanya.

Menurut informasi yang di dapat media ini, lokasi judi CITY Hunter tersebut sudah beroperasi cukup lama, tetapi hingga saat ini Polsek Lubuk Baja, Polres Barelang dan Polda Kepri tidak pernah menggerebek lokasi judi di kawasan Nagoya Batam tersebut, terkesan Seakan-akan ada pembiaran dari pihak kepolisian.

“Ada apa dengan Polsek Lubuk Baja, Polres Barelang Atau Polda Kepri tidak mampu memberantas judi yang sudah meresahkan masyarakat bertahun tahun itu?,” ucap saipul Hamid dengan heran.

Yang lebih parahnya lagi, menurut saipul hamid di duga bandar bisa mengatur aparat penegak hukum di Provinsi kepri. Terbukti, hingga saat ini lokasi judinya itu aman dan tidak pernah di gerebek polisi.

“Kita sekarang agak heran melihat kinerja penegak hukum di Batam ini khususnya pihak kepolisian. Judi ini sudah bertahun tahun di daerah kami, tapi Polsek Lubuk Baja Batam, Polres Barelang dan Polda Kepri tidak pernah menggerebek lokasi judi itu dan juga menangkap bandarnya,” kata Iwan yang mengaku warga setempat.

Menurutnya, judi jekpot CITY Hunter tersebut sengaja ada pembiaran dari kepolisian setempat. “Saya yakin, ada pembiaran judi itu dari pihak kepolisian. Jika tidak kenapa tidak di tutup dan di tangkap bandar judi itu,” gerutu Saipul.

“Apalah gunanya ada Bhabinkamtibmas dari Polsek Lubuk Baja itu dan kenapa judi itu tidak di laporkannya kepada atasan untuk diberantas,” sambung Saipul Hamid geram.

Oleh karena itu, kata Saipul lagi, kami warga disini memohon kepada Bapak Presiden Ir. Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar turun tangan dalam memberantas judi Dadu, Jackpot, piala tersebut di nagoya Batam ini.

“Kami memohon kepada Bapak Presiden agar memerintahkan Kapolri untuk memberantas judi itu,” harapnya.

Selain itu, “kami juga meminta kepada Bapak Kapolri, apabila tidak mampu Kapolsek Lubuk Baja, Kapolres Barelang dan Kapolda Kepri dalam memberantas judi jekpot itu, agar segera mengevaluasi kinerja Kapolda Kepri,”pintanya.

Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.