Sosialisasi 1000 HPK Duta Swasembada Gizi di Desa Mandah

Lampung (Globaldrafnews.com) – Duta Swasembada Gizi Hj. Winarni Nanang Ermanto berikan Sosialisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan, Kamis (14/10/2021).

Soaialisasi ini dilaksanakan di Balai Desa Mandah Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan yang diberikan oleh Ibu Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan.

Bantuan yang diberikan berupa bahan pangan, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Identitas Anak dan sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan.

Kepala Desa Mandah dalam sambutannya menyebutkan. Untuk menekan angka Stunting, Desa Mandah menjalankan pembentukan team pendamping Swasembada Gizi. Pembuatan Lumbung Gizi Desa (BUGISA) Serta melakukan peninjauan kepada anak penderita stunting dan ibu hamil setiap 3 bulan sekali.

Kasus Stunting yang terdapat di Desa mandah pada tahun 2019 ada 19 kasus, lalu pada tahun 2020 menurun menjadi 11 kasus dan pada Tahun 2021 ini tersisa 3 kasus.

Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (Ibu Yani Thamrin), Camat Natar (Bpk. Rendy Eko. S), Kepala Dinas Kesehatan (Bpk. Jhoniansyah).
PJ Kepala Desa Mandah (Bpk. Yazid ) dan dihadiri oleh Kepala OPD dari Dinas terkait.

Sebelum memberi arahan perihal sosialisasi 1000 HPK, ibu Winarni yang juga sebagai Duta Vaksin Lampung Selatan menyampaikan perkembangan terkait Vaksinasi Covid 19.

Lampung Selatan menuju Herd Imunitty wajib vaksin minimal 70 persen dari total populasi.

“Bapak ibu siapa yang belum vaksin? Kalau belum segera Vaksin ya. Vaksin yang akan diberikan ini sudah di uji klinis oleh para ahli, jadi aman untuk semua usia,” ujarnya Winarni.

Saat ini Lampung Selatan berada di zona kuning dan PPKM level 2. Mendagri menargetkan pada tanggal 18 oktober 2021 ini agar vaksinasi di Lampung Selatan bisa mencapai 40 persen untuk Lansia dan 50 Persen untuk masyarakat umum.

Menurutnya untuk mengejar target itu diperlukan kerjasama antar semua pihak baik dari Pemerintah Daerah, Kecamatan, Desa, TNI, Polri, serta warga masyarakat.

Dalam arahannya Ibu Winarni menyampaikan demi menekan angka Stunting agar di desa Mandah menjalankan program K3 (Kebun, Kandang, Kolam).

Selaku Duta Swasembada Gizi Winarni menyampaikan, agar program Swasembada Gizi bisa dijalankan dengan baik.

Program Swasembada Gizi yang perlu dijalankan antara lain. Layanan KIA, Layanan Konseling Gizi, Sanitasi dan Air Bersih, Layanan PAUD, Layanan Sosial.

Ibu Winarni juga berkunjung ke Posyandu yang lokasinya bersebelahan dengan Lokasi Sosialisasi 1000 HPK terdapat Posyandu.

“Ada berapa persen bu yang hadir setiap kegiatan,” tanya Ibu Winarni.

Menurut anggota Kader Posyandu, ada 90 persen dari total 100 persen yang sudah tercatat sebagai pengunjung posyandu.

“Ayo Ibu-ibu yang sisa 10 persen ini di pantau terus diajak agar bisa datang ke Posyandu ya, biar desa ini bisa bebas dari Stunting,” kata Winarni. (Fn)